Senin, 20 April 2015

Keamanan Jaringan Komputer dan Prinsip Keamanan

            Dalam kemanan jaringan komputer ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan, diantaranya yaitu membatasi akses ke jaringan. Adapun batasan yang dimaksud adalah seperti penjelasan dibawah ini :

1. Membatasi Akses ke Jaringan
A. Membuat tingkatan akses :
Pembatasan-pembatasan dapat dilakukan sehingga memperkecil peluang penembusan
oleh pemakai yang tak diotorisasi, misalnya :
Pembatasan login. Login hanya diperbolehkan :
Pada terminal tertentu.
Hanya ada waktu dan hari tertentu.
Pembatasan dengan call-back (Login dapat dilakukan siapa pun. Bila telah sukses
login, sistem segera memutuskan koneksi dan memanggil nomor telepon yang telah
disepakati, Penyusup tidak dapat menghubungi lewat sembarang saluran telepon,
tapi hanya pada saluran telepon tertentu).
Pembatasan jumlah usaha login.
Login dibatasi sampai tiga kali dan segera dikunci dan diberitahu ke administrator.
Semua login direkam dan sistem operasi melaporkan informasi-informasi berikut :
Waktu, yaitu waktu pemakai login.
Terminal, yaitu terminal dimana pemakai login.
Tingkat akses yang diizinkan ( read / write / execute / all )

B. Mekanisme kendali akses :
Masalah identifikasi pemakai ketika login disebut otentifikasi pemakai (user authentication).
Kebanyakan metode otentifikasi didasarkan pada  tiga cara, yaitu :
1. Sesuatu yang diketahui pemakai,
Password.
Kombinasi kunci.
Nama kecil ibu mertua.
Dan sebagainya.
2. Sesuatu yang dimiliki pemakai, misalnya :
Badge.
Kartu identitas.
Kunci.
Dan sebagainya.
3. Sesuatu mengenai (ciri) pemakai, misalnya :
Sidik jari.
Sidik suara.
Foto.
Tanda tangan.

C. Waspada terhadap Rekayasa sosial :
1. Mengaku sebagi eksekutif yang tidak berhasil mengakses,  menghubungi administrator via telepon/fax.
2. Mengaku sebagai administrator yang perlu mendiagnosa masalah network, menghubungi end user via email/fax/surat.
3. Mengaku sebagai petugas keamanan e-commerce, menghubungi customer yang telah bertransaksi untuk mengulang kembali transaksinya di form yang disediakan olehnya.
4. pencurian surat, password.
5. penyuapan, kekerasan.

D. Membedakan Sumber daya internal dan Eksternal :
Memanfaatkan teknologi firewall yang memisahkan network internal dengan network
eksternal dengan rule tertentu.

E. Sistem Otentikasi User :
Adalah proses penentuan identitas dari seseorang yang sebenarnya, hal ini diperlukan
untuk menjaga keutuhan ( integrity ) dan keamanan ( security ) data, pada proses ini
seseorang harus dibuktikan siapa dirinya sebelum menggunakan layanan akses.
Upaya untuk lebih mengamankan proteksi password, antara lain :
1. Salting.
Menambahkan string pendek ke string password yang diberikan pemakai
sehingga mencapai panjang password tertentu.
2. One time password.
Pemakai harus mengganti password secara teratur. Upaya ini membatasi peluang password telah diketahui atau dicoba-coba pemakai lain.
Bentuk ekstrim pendekatan ini adalah one time password, yaitu pemakai mendapat satu buku berisi daftar password. Setiap kali pemakai login, pemakai menggunakan password berikutnya yang terdapat di daftar password.
Dengan one time password, pemakai direpotkan keharusan menjaga agar buku passwordnya jangan sampai dicuri.
3. Satu daftar panjang pertanyaan dan jawaban.
Variasi terhadap password adalah mengharuskan pemakai memberi satu daftar pertanyaan panjang dan jawabannya. Pertanyaan-pertanyaan dan  jawabannya dipilih pemakai sehingga pemakai mudah mengingatnya dan tak perlu menuliskan di kertas.
Pertanyaan berikut dapat dipakai, misalnya :
Siapa mertua abang ipar Badru ?
Apa yang diajarkan Pak Harun waktu SD ?
Di jalan apa pertama kali ditemukan simanis ?
Pada saat login, komputer memilih salah satu dari pertanyaan-pertanyaan  secara acak, menanyakan ke pemakai dan memeriksa jawaban yang diberikan.
4. Tantangan tanggapan (chalenge response).
Pemakai diberi kebebasan memilih suatu algoritma, misalnya x3.
Ketika pemakai login, komputer menuliskan di layar angka 3. Dalam kasus ini pemakai mengetik angka 27. Algoritma dapat berbeda di pagi, sore, dan hari  berbeda, dari terminal berbeda, dan seterusnya.

Contoh Produk Otentikasi User, antara lain :
1. Secureid ACE (Access Control Encryption)
System token hardware seperti kartu kredit berdisplay, pemakai akan menginput nomor pin yang diketahui bersama, lalu memasukkan pascode bahwa dia pemilik
2. S/key (Bellcore)
System software yang membentuk one time password (OTP) berdasarkan informasi loginterkhir dengan aturan random
3. Password Authentication Protocol (PAP)
Protokol dua arah untuk PPP (Point to point Protocol). Peer mengirim pasangan user id dan password, authenticator
4. Challenge Handshake Authentication Protocol (CHAP)
S/key pada PAP, protocol 3 arah, authenticator mengirim pesan tantangan ke peer, peer menghitung nilai lalu mengirimkan ke authenticator, authenticator menyetujui otentikasi jika jawabannya sama dengan nilai
5. Remote Authentication Dial-in User Service (RADIUS)
Untuk hubungan dial-up, menggunakan network access server, dari suatu host yang menjadi client RADIUS, merupan system satu titik
6. Terminal Access Controller Access Control System (TACACS)
Protokol keamanan berbasis server dari CISCO System. Secury\ity Server terpusat dangan file password UNIX, database otentikasi, otorisasi dan akunting, fungsi digest (transmisi password yang tidak polos)

PRINSIP KEAMANAN KOMPUTER
            Pada dasarnya, prinsip-prinsip pengamanan suatu sistem komputer terbagi menjadi 3 macam, yaitu :
Rancangan Sistem
            Rancangan (gambaran) suatu sistem sangat perlu diperhatikan dalam hal pengamanan komputer, karena jika suatu rancangan sistem tersebut lemah maka akan sangat rentan mendapat serangan dari seorang penyusup dan lainnya. Rancangan sistem yang baik adalah sebagai berikut :
a.    Rancangan sistem seharusnya publik
Membuat proteksi yang bagus dengan asumsi penyusup mengetahui
cara kerja sistem pengamanan.
b.    Dapat diterima
Tidak mengganggu kerja user dan kebutuhan otorisasi pengaksesan.
 Pemeriksaan Otorisasi
            Otorisasi adalah mendapatkan keterangan jika orang yang sekali teridentifikasi, diijinkan untuk memanipulasi sumber daya tertentu. Ini biasanya ditentukan dengan menyelidiki apakah orang itu memiliki aturan akses tertentu terhadap sumber daya atau tidak.Pemeriksaan otorisasi menjadi sangat penting dalam pengamanan suatu sistem komputer karena jika terjadi kesalahan atau kurang efektif dalam melakukan otorisasi maka dampaknya akan sangat buruk bagi keamanan sistem komputer. Berikut adalah cara yang tepat dalam melakukan pemeriksaan otorisasi :
a.    Pemeriksaan otorisasi satu waktu
Pemeriksaaan dilakukan pada awal, setelah itu tidak lagi diperiksa.
b.    Kewenangan serendah mungkin
Berikan kewenangan serendah mungkin bagi pemakai, hanya untuk
melakukan tugasnya
 Mekanisme Ekonomi
            Suatu mekanisme pengamanan sebuah sistem komputer merupakan aspek terakhir yang harus diperhatikan. Mekanisme yang ekonomis, mekanisme yang sekecil dan sesederhana mungkin menjadi sangat penting dalam hal pengamanan komputer karena dengan itu proses verifikasi dapat mudah dilakukan.


Senin, 13 April 2015

Keamanan Komputer pada Jaringan Lanjut

A.Secara Adminsistratif / fisik
Rencana kemungkinan terhadap bencana
Program penyaringan calon pegawai system informasi
Program pelatihan user
Kebijakan akses network
B. Secara Teknis
Penerapan Firewall

Penerapan Virtual Priva Network (VPN)

Firewall adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman.

Berikut adalah keuntungan dari Firewall.
Firewall merupakan fokus dari segala keputusan sekuritas. Hal ini disebabkan karena Firewall merupakan satu titik tempat keluar masuknya trafik internet pada suatu jaringan.
Firewall dapat menerapkan suatu kebijaksanaan sekuritas. Firewall dapat berfungsi sebagai penjaga untuk mengawasi service-service mana yang dapat digunakan untuk menuju dan meninggalkan suatu network.
Firewall dapat mencatat segala aktivitas yang berkaitan dengan alur data secara efisien. Semua trafik yang melalui Firewall dapat diamati dan dicatat segala aktivitas yang berkenaan dengan alur data tersebut. Dengan demikian Network Administrator dapat segera mengetahui jika terdapat aktivitas-aktivitas yang berusaha untuk menyerang internal network mereka

Kelemahan Firewall:
Firewall tidak dapat melindungi network dari serangan koneksi yang tidak melewatinya(terdapat pintu lain menuju network tersebut).
Firewall tidak dapat melindungi dari serangan dengan metoda baru yang belum dikenal oleh Firewall.
Firewall tidak dapat melindungi dari serangan virus.

Arsitektur dasar firewall
Arsiitektur denggan dual-hoomed host (kadang kadang dikenal juga seebagai dual homed gateway/ DHG). Sisttem DHG menggunakkan sebuah komputer dengan (paling seddikit) dua network-interface. Interrface pertama dihubungkan denngan jaringaan internal dan yang lainnya dengan Internet. Dual-hoomed host nya sendirri berfungsi sebagai bbastion hosst (front terdepan, bagian terpenting dalam firewall).

Screened Host Gateway (SHG)
Pada topologi SHG, fungsi firewall dilakukan oleh sebuah screening--router dan bastion host. Router in dikonfigurasi sedemikian sehingga akan menolak semua trafik kecuali yang ditujukan ke basttion host, sedangkan pada trafik internal tidak dilakukan pembatasan. Dengan cara ini setiap client servis pada jaringaan internet dapat menggunakan fasilitas komunikasi standard denngan Internet tanpa harrus melalui proxy.

Definisi VPN
Virtual Private Network atau Jaringan Pribadi Maya sesungguhnya sama dengan Jaringan Pribadi Private Network/PN pada umumnya, di mana atu jaringan komputer suatu lembaga atau perusahaan di suatu daerah atau negara terhubung dengan jaringan komputer dari satuu grup perusahaan yang sama di daerah atau negara lain.

Cara membentuk VPN:
1. Tunnnelling
Seluruh komunikasi data antar  jaringann pribadi akan melalui tunnel ini, sehingga orang atau user dari jaringan publik yang tidak memiliki izin untuk masuk tidak akan mampu untuk menyadap, mengacak atau mencuri data yang melintasi tunneel ini.

2.  Firewall
Firewall akan bertindak sebagai pelindung atau pembatas terhadap orang-orang yang tidak berhak untuk mengakses jaringan kita.Umumnya dua jaringan yang terpisah yang menggunakan Firewall yang sejenis, atau seorang remote user yang terhubung ke jaringan dengan menggunakan software client yang terenkripsi akan membentuk suatu VPN, meskipun media penghubung dari kedua jaringan tersebut atau penghubung antara remote user dengan jaringan tersebut adalah jaringan publik seperti Internet.

Kemampuan firewall dalam penerapannya pada VPN:
IP Hiding/Mapping
Privilege Limitation.
Outside Limitation.
Inside Limitation.
Password and Encrypted Authentication

3.  Mengamankan saluran terbuka

Protokol TCP/IP merupakan protocol dalam set standar yang terbuka dalam pengiriman data, untuk itulah perlu dilakukan enkripsi dalam rangka penanganan keamanan data yang diterapkan pada protocol tersebut, yang meliputi :

 A. Keamanan Panda lapisan Aplikasi :
SET (Secure Electronics Transaction)
Secure HTTP 
Pretty Good Privacy (PGP)
Secure MIME (S/MIME)  
Cybercash

B. Keamanan dalam Lapisan Transport
SSL (Secure Socket Layer)

Keamanan dalam Lapisan Network
IP security Protocol : melindungi protocol client IP pada network layer.
IP Authentication header
IP Encapsulating Security protocol
Simple-key management for Internet protocol (SKIP)
Internet security Association and key management protocol (ISAKMP)
Internet key management protocol (IKMP)

Pertanyaan:
1. Jelaskan cara kerja VPN!
Jawab:
VPN membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC, server VPN ini bisa berupa komputer dengan aplikasi VPN Server atau sebuah router, misalnya MikroTik RB 750. Komputer dengan aplikasi VPN Client mengontak server VPN, VPN Server kemudian memverifikasi username dan password dan apabila berhasil maka VPN Server memberikan IP Address baru pada komputer client dan selanjutnya sebuah koneksi atau tunnel akan terbentuk. Untuk selanjutnya komputer client digunakan untuk mengakses berbagai resource.

2. Apa perbedaan antara sofware firewall dengan hardware firewall ?
Jawab:
Ada dua jenis firewall yang tersedia di pasar saat ini. Mereka adalah hardware dan software. Hardware ini adalah jenis firewall berupa perangkat hardware yang dibuat khusus untuk memberikan keamanan. Karena hardware firewall adalah perangkat khusus yang dirancang untuk dikembangkan untuk tujuan tersebut, mereka dianggap solusi terbaik untuk keamanan organisasi dan perlindungan informasi sensitif. Hardware firewall sebagian besar digunakan dalam lingkungan produksi dan tidak mungkin bahwa mereka dibeli untuk rumah. Alasan dibalik ini adalah bahwa firewall hardware sulit untuk mengkonfigurasi dan membutuhkan keamanan didalamnya efisien. Penggunaan firewall ini hanya terbatas pada media keamanan berorientasi atau organisasi berskala besar.
Software ini adalah aplikasi firewall perangkat lunak yang dapat diinstal pada sistem komputer seperti aplikasi lainnya. Setelah instalasi, perangkat lunak firewall harus dikonfigurasi tepat untuk mengizinkan atau menolak komunikasi antara komputer dan jaringan atau internet tergantung pada sifat dari paket. Meskipun ada firewall beberapa perangkat lunak yang tersedia di pasar yang tepat dikembangkan untuk tujuan keamanan, firewall ini tidak seefisien firewall hardware.
Alasan mengapa hardware firewall lebih bagus? Karena hardware firewall adalah entitas yang nyata, mereka tidak bisa di download dari internet dan karena itu mereka harus dibeli dari pasar. Di firewall perangkat lunak sisi lain adalah aplikasi dan dapat dengan mudah download dari internet dan juga dapat dibeli dari pasar lokal. Ketika software firewall di download, pengguna dapat melakukan pembayaran melalui kartu kredit atau metode lainnya.
Contoh: hardware firewall
Cisco PIX (buatan cisco)
Checkpoint
Sonic Wall
Contivity dari Nortel dan Cisco




Keamanan Data dari Virus

Sejarah Virus Komputer

         Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri (replika) dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya (menginfeksi) ke dalam program atau dokumen lain.
 Pada mulanya virus tercipta bersamaan dengan terciptanya komputer. Tepatnya pada tahun 1949, penciptaElectronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) yang juga merupakan salah seorang pencipta komputer,John Von Neumann memaparkan suatu makalah hasil penemuannya. Makalah tersebut berjudul “Theory and Organization of  Complicated Automata”, makalah tersebut berisi teori “self altering automata” yang merupakan hasil riset dari para ahli matematika. Dalam makalah tersebut dibahas kemungkinan program dapat menyebar dengan sendirinya.
            Selanjutnya perkembangan virus komputer dilakukan pada tahun 1960 di AT&T Bell Laboratory, salah satu lab terbesar di dunia yang telah menghasilkan banyak hal seperti bahasa C++ dsb. Di laboratorium ini peneliti membuat suatu permainan dengan suatu program berdasarkan penemuan John Von Neumann tersebut. Pada waktu istirahat, para peneliti tersebut membuat permainan (game) dengan suatu program yang mampu memperbanyak dirinya, menghancurkan program lawan dan mampu memperbaiki dirinya sendiri secara otomatis.Permainan perang program ini disebut Core War. Pemenang permainan ini di pegang oleh pemilik program yang mempunyai sisa terbanyak dalam waktu tertentu. Permainan ini akhirnya menjadi permainan favorit di tiap – tiap lab untuk mengisi waktu istirahat para peneliti. Tetapi semakin lama program yang diciptakan semakin berbahaya. Akhirnya karena sadar akan bahaya yang ditimbulkan program tersebut, apalagi jika program tersebut sampai bocor keluar laboratorium, maka setiap selesai permainan program tersebut selalu dihapus dan dimusnahkan. Selain itu juga dilakukan pengawasan dan pengamanan yang semakin ketat terhadap permainan Core War ini.
            Pada tahun 1970-an, sebuah program yang diklaim dapat membantu kelancaran kerja dikenalkan oleh perusahaanxerox. Struktur program tersebut menyerupai virus. Namun sebenarnya program tersebut digunakan untuk memaksimalkan waktu dengan dapat melaksanakan dua proses secara bersamaan.

            Baru pada tahun 1980-an, program perang berhasil menyebar keluar dari laboratorium dan menjadi terbuka di kalangan umum. Dimulai oleh pemaparan seorang peneliti sekaligus asisten profesor di Ohio Universitas Cincinati, Fred Cohen. Dia mendemonstrasikan sebuah program hasil penemuannya, yaitu program yang mampu menyebar secara cepat ke dalam komputer secara otomatis. Karena cara kerja dan penyebarannya yang menyerupai sebuah virus, maka program tersebut akhirnya Fred Cohen menyebutnya sebagai virus.

Berikut adalah contoh dari beberapa jenis program yang berbahaya (harmful program) :
1.    Malware
Malware (Malicious Software) adalah program komputer yang diciptakan dengan maksud dan tujuan untuk menyerang dan membahayakan sebuah sistem komputer.
2.    Virus Computer
Virus computer adalah program yang memiliki kemampuan untuk bereplikasi (memperbanyak) dengan sendirinya.
3.    Worm
Worm adalah program independen yang memiliki kemampuan untuk bereplikasi (memperbanyak) dengan sendirinya.Worm tidak menginfeksi program lainnya (host program) sebagaimana virus untuk ditumpangi.
4.    Trojan Horse
Trojan horse adalah replika atau duplikat virus yang merupakan program independen yang kelihatan berguna akan tetapi ketika dieksekusi, tanpa sepengetahuan pengguna (user), program tersebut juga menjalankan fungsi-fungsi yang bersifat merusak (destruktif).
5.    Malicious Toolkits
Malicious toolkits adalah program yang dirancang untuk membantu menciptakan program-program yang dapat membahayakan sebuah sistem komputer.
ini adalah tool pembuat virus dan program yang dibuat untuk membantu proses hacking.
6.    Joke Program
Program yang dapat meniru operasi-operasi yang dapat membahayakan sistem komputer, namun sebenarnya dibuat untuk tujuan lelucon dan tidak mengandung sistem operasi yang berbahaya.
7.    Backdoor
Backdoor (pintu belakang), dalam keamanan sistem komputer, merujuk kepada mekanisme yang dapat digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan, selain dari mekanisme yang umum digunakan (melalui proses logon atau proses autentikasi lainnya). Disebut juga sebagai backdoor.
Spyware adalah program yang mengumpulkan dan mengirim informasi tentang pengguna komputer tanpa diketahui oleh si pengguna (user) itu.

Tipe virus komputer :
Virus Compiler: Virus yang sudah di compile sehingga dapat dieksekusi langsung.
Virus File: Virus yang memanfaatkan file yang dapat diijalankan/dieksekusi secara langsung. Biasanya file *.EXE atau *.COM.
Virus Sistem: Virus sistem atau lebih dikenal sebagai virus Boot. Kenapa begitu karena virus ini memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Sering terdapat di disket/tempat penyimpanan tanpa sepengetahuan kita.
Virus Boot Sector: Virus yang memanfaatkan hubungan antar komputer dan tempat penyimpanan untuk penyebaran virus. Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus.
Virus Dropper: Suatu program yang dimodifikasi untuk menginstal sebuah virus komputer yang menjadi target serangan. setelah terinstal, maka virus akan menyebar tetapi Dropper tidak ikut menyebar.
Worm: Sebuah program yang bersifat parasit karena dapat menduplikasi diri.
Virus Macro: Virus yang dibuat dengan memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi seperti Ms Word, Ms Excel, Corel WordPerfect dan sebagainya.
Virus Hybrid:  Virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file.
Virus Registry WIndows: Virus ini menginfeksi operating system yang menggunakan Windows 95/98/NT biasanya akan mengadakan infeksi dan manipulasi pada bagian registry Windows sebab registry adalah tempat menampung seluruh informasi komputer baik hardware maupun software.

Sasaran Serangan Virus

Registry
HKEY_CLASSES_ROOT
HKEY_CURRENT_USER
HKEY_LOCAL_MACHINE
HKEY_USER
HKEY_CURRENT_CONFIG

System configuration utility
Dari MSCONFIG user biasa memeriksa file/aplikasi apa saja yang dijalankan otomatis ketika windows startup.Dari MSCONFIG user bisa menghapus daftar aplikasi yang tidak diinginkan.

Autoexec.bat dan win.ini
dengan sedikit memanipulasi isi kedua file tersebut, Virus bisa otomatis berjalan ketika windows booting. Kedua file diatas akan di proses ketika startup. File Win.ini terletak di directory Windows berisi beberapa konfigurasi yang mengatur OS, bisa menjalankan file tertentu secara otomatis dengan memodifikasi isi file win.ini.

Task manager
Task Manager akan menampilkan aplikasi apa saja yang sedang berjalan baik yang secara background atau tidak.

Special directory
Ada 2 directory special yang sudah menjadi "langganan" worm dan Virus yaitu directory windows dan directory system. Kedua directory ini memiliki keunikan tersendiri karena kemudahan pengesetan variabel ketika kita menulis kode program.

Kloning dan icon
Sebelum Anda membuka dokumen apapun, pastikan dengan benar bahwa icon yang digunakan SESUAI sengan ekstensi file yang seharusnya. Banyak user yang lalai akan hal ini.Biasakan untuk melihat properties file terlebih dahulu sebelum membukanya.

Media penyebaran
-Disket dan Flashdisk
-Email
-Irc
-Website

Antivirus
Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mengamankan, mendeteksi, dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Antivirus disebut juga perangkat lunak perlindungan virus. Antivirus-antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga telah dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi perangkat pengintai, kit-akar, dan perangkat perusak lainnya.

Cara kerja antivirus:
- Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya.
-Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS).
Antivirus berdasarkan penggunanya dibagi menjadi 2, yaitu pengguna rumah (home user) dan pengguna jaringan/perusahaan (network/corporate user. Untuk pengguna rumah, antivirus berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan, antivirus dapat melakukan pemindaian di komputer-komputer klien dan jaringan drive.
Antivirus berdasarkan cara memperolehnya terbagi menjadi sebagai beikut:
1.   Antivirus gratis (free antivirus) : antivirus yang diperoleh secara gratis,
2.   Antivirus trial (trial antivirus)  : antivirus yang diperoleh secara gratis namun diberi batasan waktu,
3.   Antivirus donasi (donation antivirus) : antivirus yang diperoleh dengan harus mendonasi, dan
      4. Antivirus berbayar (paid antivirus) : antivirus yang diperoleh dengan cara membeli.

Pertanyaan:
 1.Apakah linux dapat terkena virus? Kalau bisa, seperti apa? Dan virus apa?

Jawab:
Bisa, hanya saja virus dilinux sangat jarang sekali. Karena hanya sedikit orang yang menggunakan linux untuk meletakkan data dan menggunakan sebagai sistem operasi tetap. 
Contoh virus di linux :
Alaeda – Virus.Linux.Alaeda
Bad Bunny – Perl.Badbunny
Binom – Linux/Binom

2. Bagaimana detail virus dilinux menyerang sistem operasi tsb?

Jawab: 
Virus pada Linux tidak seheboh dan separah seperti yang ada dalam Windows. Di sistem operasi Windows, virus dapat menjangkiti, merusak, mengutak-atik bahkan merusak sistem. Tapi pada linux hanyalah sebagai penggangu yang tidak begitu meresahkan, karena jumlah virus yang berkembang tidak begiu banyak.