Senin, 13 April 2015

Keamanan Komputer pada Jaringan Lanjut

A.Secara Adminsistratif / fisik
Rencana kemungkinan terhadap bencana
Program penyaringan calon pegawai system informasi
Program pelatihan user
Kebijakan akses network
B. Secara Teknis
Penerapan Firewall

Penerapan Virtual Priva Network (VPN)

Firewall adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman.

Berikut adalah keuntungan dari Firewall.
Firewall merupakan fokus dari segala keputusan sekuritas. Hal ini disebabkan karena Firewall merupakan satu titik tempat keluar masuknya trafik internet pada suatu jaringan.
Firewall dapat menerapkan suatu kebijaksanaan sekuritas. Firewall dapat berfungsi sebagai penjaga untuk mengawasi service-service mana yang dapat digunakan untuk menuju dan meninggalkan suatu network.
Firewall dapat mencatat segala aktivitas yang berkaitan dengan alur data secara efisien. Semua trafik yang melalui Firewall dapat diamati dan dicatat segala aktivitas yang berkenaan dengan alur data tersebut. Dengan demikian Network Administrator dapat segera mengetahui jika terdapat aktivitas-aktivitas yang berusaha untuk menyerang internal network mereka

Kelemahan Firewall:
Firewall tidak dapat melindungi network dari serangan koneksi yang tidak melewatinya(terdapat pintu lain menuju network tersebut).
Firewall tidak dapat melindungi dari serangan dengan metoda baru yang belum dikenal oleh Firewall.
Firewall tidak dapat melindungi dari serangan virus.

Arsitektur dasar firewall
Arsiitektur denggan dual-hoomed host (kadang kadang dikenal juga seebagai dual homed gateway/ DHG). Sisttem DHG menggunakkan sebuah komputer dengan (paling seddikit) dua network-interface. Interrface pertama dihubungkan denngan jaringaan internal dan yang lainnya dengan Internet. Dual-hoomed host nya sendirri berfungsi sebagai bbastion hosst (front terdepan, bagian terpenting dalam firewall).

Screened Host Gateway (SHG)
Pada topologi SHG, fungsi firewall dilakukan oleh sebuah screening--router dan bastion host. Router in dikonfigurasi sedemikian sehingga akan menolak semua trafik kecuali yang ditujukan ke basttion host, sedangkan pada trafik internal tidak dilakukan pembatasan. Dengan cara ini setiap client servis pada jaringaan internet dapat menggunakan fasilitas komunikasi standard denngan Internet tanpa harrus melalui proxy.

Definisi VPN
Virtual Private Network atau Jaringan Pribadi Maya sesungguhnya sama dengan Jaringan Pribadi Private Network/PN pada umumnya, di mana atu jaringan komputer suatu lembaga atau perusahaan di suatu daerah atau negara terhubung dengan jaringan komputer dari satuu grup perusahaan yang sama di daerah atau negara lain.

Cara membentuk VPN:
1. Tunnnelling
Seluruh komunikasi data antar  jaringann pribadi akan melalui tunnel ini, sehingga orang atau user dari jaringan publik yang tidak memiliki izin untuk masuk tidak akan mampu untuk menyadap, mengacak atau mencuri data yang melintasi tunneel ini.

2.  Firewall
Firewall akan bertindak sebagai pelindung atau pembatas terhadap orang-orang yang tidak berhak untuk mengakses jaringan kita.Umumnya dua jaringan yang terpisah yang menggunakan Firewall yang sejenis, atau seorang remote user yang terhubung ke jaringan dengan menggunakan software client yang terenkripsi akan membentuk suatu VPN, meskipun media penghubung dari kedua jaringan tersebut atau penghubung antara remote user dengan jaringan tersebut adalah jaringan publik seperti Internet.

Kemampuan firewall dalam penerapannya pada VPN:
IP Hiding/Mapping
Privilege Limitation.
Outside Limitation.
Inside Limitation.
Password and Encrypted Authentication

3.  Mengamankan saluran terbuka

Protokol TCP/IP merupakan protocol dalam set standar yang terbuka dalam pengiriman data, untuk itulah perlu dilakukan enkripsi dalam rangka penanganan keamanan data yang diterapkan pada protocol tersebut, yang meliputi :

 A. Keamanan Panda lapisan Aplikasi :
SET (Secure Electronics Transaction)
Secure HTTP 
Pretty Good Privacy (PGP)
Secure MIME (S/MIME)  
Cybercash

B. Keamanan dalam Lapisan Transport
SSL (Secure Socket Layer)

Keamanan dalam Lapisan Network
IP security Protocol : melindungi protocol client IP pada network layer.
IP Authentication header
IP Encapsulating Security protocol
Simple-key management for Internet protocol (SKIP)
Internet security Association and key management protocol (ISAKMP)
Internet key management protocol (IKMP)

Pertanyaan:
1. Jelaskan cara kerja VPN!
Jawab:
VPN membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC, server VPN ini bisa berupa komputer dengan aplikasi VPN Server atau sebuah router, misalnya MikroTik RB 750. Komputer dengan aplikasi VPN Client mengontak server VPN, VPN Server kemudian memverifikasi username dan password dan apabila berhasil maka VPN Server memberikan IP Address baru pada komputer client dan selanjutnya sebuah koneksi atau tunnel akan terbentuk. Untuk selanjutnya komputer client digunakan untuk mengakses berbagai resource.

2. Apa perbedaan antara sofware firewall dengan hardware firewall ?
Jawab:
Ada dua jenis firewall yang tersedia di pasar saat ini. Mereka adalah hardware dan software. Hardware ini adalah jenis firewall berupa perangkat hardware yang dibuat khusus untuk memberikan keamanan. Karena hardware firewall adalah perangkat khusus yang dirancang untuk dikembangkan untuk tujuan tersebut, mereka dianggap solusi terbaik untuk keamanan organisasi dan perlindungan informasi sensitif. Hardware firewall sebagian besar digunakan dalam lingkungan produksi dan tidak mungkin bahwa mereka dibeli untuk rumah. Alasan dibalik ini adalah bahwa firewall hardware sulit untuk mengkonfigurasi dan membutuhkan keamanan didalamnya efisien. Penggunaan firewall ini hanya terbatas pada media keamanan berorientasi atau organisasi berskala besar.
Software ini adalah aplikasi firewall perangkat lunak yang dapat diinstal pada sistem komputer seperti aplikasi lainnya. Setelah instalasi, perangkat lunak firewall harus dikonfigurasi tepat untuk mengizinkan atau menolak komunikasi antara komputer dan jaringan atau internet tergantung pada sifat dari paket. Meskipun ada firewall beberapa perangkat lunak yang tersedia di pasar yang tepat dikembangkan untuk tujuan keamanan, firewall ini tidak seefisien firewall hardware.
Alasan mengapa hardware firewall lebih bagus? Karena hardware firewall adalah entitas yang nyata, mereka tidak bisa di download dari internet dan karena itu mereka harus dibeli dari pasar. Di firewall perangkat lunak sisi lain adalah aplikasi dan dapat dengan mudah download dari internet dan juga dapat dibeli dari pasar lokal. Ketika software firewall di download, pengguna dapat melakukan pembayaran melalui kartu kredit atau metode lainnya.
Contoh: hardware firewall
Cisco PIX (buatan cisco)
Checkpoint
Sonic Wall
Contivity dari Nortel dan Cisco




Keamanan Data dari Virus

Sejarah Virus Komputer

         Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri (replika) dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya (menginfeksi) ke dalam program atau dokumen lain.
 Pada mulanya virus tercipta bersamaan dengan terciptanya komputer. Tepatnya pada tahun 1949, penciptaElectronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) yang juga merupakan salah seorang pencipta komputer,John Von Neumann memaparkan suatu makalah hasil penemuannya. Makalah tersebut berjudul “Theory and Organization of  Complicated Automata”, makalah tersebut berisi teori “self altering automata” yang merupakan hasil riset dari para ahli matematika. Dalam makalah tersebut dibahas kemungkinan program dapat menyebar dengan sendirinya.
            Selanjutnya perkembangan virus komputer dilakukan pada tahun 1960 di AT&T Bell Laboratory, salah satu lab terbesar di dunia yang telah menghasilkan banyak hal seperti bahasa C++ dsb. Di laboratorium ini peneliti membuat suatu permainan dengan suatu program berdasarkan penemuan John Von Neumann tersebut. Pada waktu istirahat, para peneliti tersebut membuat permainan (game) dengan suatu program yang mampu memperbanyak dirinya, menghancurkan program lawan dan mampu memperbaiki dirinya sendiri secara otomatis.Permainan perang program ini disebut Core War. Pemenang permainan ini di pegang oleh pemilik program yang mempunyai sisa terbanyak dalam waktu tertentu. Permainan ini akhirnya menjadi permainan favorit di tiap – tiap lab untuk mengisi waktu istirahat para peneliti. Tetapi semakin lama program yang diciptakan semakin berbahaya. Akhirnya karena sadar akan bahaya yang ditimbulkan program tersebut, apalagi jika program tersebut sampai bocor keluar laboratorium, maka setiap selesai permainan program tersebut selalu dihapus dan dimusnahkan. Selain itu juga dilakukan pengawasan dan pengamanan yang semakin ketat terhadap permainan Core War ini.
            Pada tahun 1970-an, sebuah program yang diklaim dapat membantu kelancaran kerja dikenalkan oleh perusahaanxerox. Struktur program tersebut menyerupai virus. Namun sebenarnya program tersebut digunakan untuk memaksimalkan waktu dengan dapat melaksanakan dua proses secara bersamaan.

            Baru pada tahun 1980-an, program perang berhasil menyebar keluar dari laboratorium dan menjadi terbuka di kalangan umum. Dimulai oleh pemaparan seorang peneliti sekaligus asisten profesor di Ohio Universitas Cincinati, Fred Cohen. Dia mendemonstrasikan sebuah program hasil penemuannya, yaitu program yang mampu menyebar secara cepat ke dalam komputer secara otomatis. Karena cara kerja dan penyebarannya yang menyerupai sebuah virus, maka program tersebut akhirnya Fred Cohen menyebutnya sebagai virus.

Berikut adalah contoh dari beberapa jenis program yang berbahaya (harmful program) :
1.    Malware
Malware (Malicious Software) adalah program komputer yang diciptakan dengan maksud dan tujuan untuk menyerang dan membahayakan sebuah sistem komputer.
2.    Virus Computer
Virus computer adalah program yang memiliki kemampuan untuk bereplikasi (memperbanyak) dengan sendirinya.
3.    Worm
Worm adalah program independen yang memiliki kemampuan untuk bereplikasi (memperbanyak) dengan sendirinya.Worm tidak menginfeksi program lainnya (host program) sebagaimana virus untuk ditumpangi.
4.    Trojan Horse
Trojan horse adalah replika atau duplikat virus yang merupakan program independen yang kelihatan berguna akan tetapi ketika dieksekusi, tanpa sepengetahuan pengguna (user), program tersebut juga menjalankan fungsi-fungsi yang bersifat merusak (destruktif).
5.    Malicious Toolkits
Malicious toolkits adalah program yang dirancang untuk membantu menciptakan program-program yang dapat membahayakan sebuah sistem komputer.
ini adalah tool pembuat virus dan program yang dibuat untuk membantu proses hacking.
6.    Joke Program
Program yang dapat meniru operasi-operasi yang dapat membahayakan sistem komputer, namun sebenarnya dibuat untuk tujuan lelucon dan tidak mengandung sistem operasi yang berbahaya.
7.    Backdoor
Backdoor (pintu belakang), dalam keamanan sistem komputer, merujuk kepada mekanisme yang dapat digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan, selain dari mekanisme yang umum digunakan (melalui proses logon atau proses autentikasi lainnya). Disebut juga sebagai backdoor.
Spyware adalah program yang mengumpulkan dan mengirim informasi tentang pengguna komputer tanpa diketahui oleh si pengguna (user) itu.

Tipe virus komputer :
Virus Compiler: Virus yang sudah di compile sehingga dapat dieksekusi langsung.
Virus File: Virus yang memanfaatkan file yang dapat diijalankan/dieksekusi secara langsung. Biasanya file *.EXE atau *.COM.
Virus Sistem: Virus sistem atau lebih dikenal sebagai virus Boot. Kenapa begitu karena virus ini memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Sering terdapat di disket/tempat penyimpanan tanpa sepengetahuan kita.
Virus Boot Sector: Virus yang memanfaatkan hubungan antar komputer dan tempat penyimpanan untuk penyebaran virus. Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus.
Virus Dropper: Suatu program yang dimodifikasi untuk menginstal sebuah virus komputer yang menjadi target serangan. setelah terinstal, maka virus akan menyebar tetapi Dropper tidak ikut menyebar.
Worm: Sebuah program yang bersifat parasit karena dapat menduplikasi diri.
Virus Macro: Virus yang dibuat dengan memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi seperti Ms Word, Ms Excel, Corel WordPerfect dan sebagainya.
Virus Hybrid:  Virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file.
Virus Registry WIndows: Virus ini menginfeksi operating system yang menggunakan Windows 95/98/NT biasanya akan mengadakan infeksi dan manipulasi pada bagian registry Windows sebab registry adalah tempat menampung seluruh informasi komputer baik hardware maupun software.

Sasaran Serangan Virus

Registry
HKEY_CLASSES_ROOT
HKEY_CURRENT_USER
HKEY_LOCAL_MACHINE
HKEY_USER
HKEY_CURRENT_CONFIG

System configuration utility
Dari MSCONFIG user biasa memeriksa file/aplikasi apa saja yang dijalankan otomatis ketika windows startup.Dari MSCONFIG user bisa menghapus daftar aplikasi yang tidak diinginkan.

Autoexec.bat dan win.ini
dengan sedikit memanipulasi isi kedua file tersebut, Virus bisa otomatis berjalan ketika windows booting. Kedua file diatas akan di proses ketika startup. File Win.ini terletak di directory Windows berisi beberapa konfigurasi yang mengatur OS, bisa menjalankan file tertentu secara otomatis dengan memodifikasi isi file win.ini.

Task manager
Task Manager akan menampilkan aplikasi apa saja yang sedang berjalan baik yang secara background atau tidak.

Special directory
Ada 2 directory special yang sudah menjadi "langganan" worm dan Virus yaitu directory windows dan directory system. Kedua directory ini memiliki keunikan tersendiri karena kemudahan pengesetan variabel ketika kita menulis kode program.

Kloning dan icon
Sebelum Anda membuka dokumen apapun, pastikan dengan benar bahwa icon yang digunakan SESUAI sengan ekstensi file yang seharusnya. Banyak user yang lalai akan hal ini.Biasakan untuk melihat properties file terlebih dahulu sebelum membukanya.

Media penyebaran
-Disket dan Flashdisk
-Email
-Irc
-Website

Antivirus
Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mengamankan, mendeteksi, dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Antivirus disebut juga perangkat lunak perlindungan virus. Antivirus-antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga telah dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi perangkat pengintai, kit-akar, dan perangkat perusak lainnya.

Cara kerja antivirus:
- Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya.
-Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS).
Antivirus berdasarkan penggunanya dibagi menjadi 2, yaitu pengguna rumah (home user) dan pengguna jaringan/perusahaan (network/corporate user. Untuk pengguna rumah, antivirus berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan, antivirus dapat melakukan pemindaian di komputer-komputer klien dan jaringan drive.
Antivirus berdasarkan cara memperolehnya terbagi menjadi sebagai beikut:
1.   Antivirus gratis (free antivirus) : antivirus yang diperoleh secara gratis,
2.   Antivirus trial (trial antivirus)  : antivirus yang diperoleh secara gratis namun diberi batasan waktu,
3.   Antivirus donasi (donation antivirus) : antivirus yang diperoleh dengan harus mendonasi, dan
      4. Antivirus berbayar (paid antivirus) : antivirus yang diperoleh dengan cara membeli.

Pertanyaan:
 1.Apakah linux dapat terkena virus? Kalau bisa, seperti apa? Dan virus apa?

Jawab:
Bisa, hanya saja virus dilinux sangat jarang sekali. Karena hanya sedikit orang yang menggunakan linux untuk meletakkan data dan menggunakan sebagai sistem operasi tetap. 
Contoh virus di linux :
Alaeda – Virus.Linux.Alaeda
Bad Bunny – Perl.Badbunny
Binom – Linux/Binom

2. Bagaimana detail virus dilinux menyerang sistem operasi tsb?

Jawab: 
Virus pada Linux tidak seheboh dan separah seperti yang ada dalam Windows. Di sistem operasi Windows, virus dapat menjangkiti, merusak, mengutak-atik bahkan merusak sistem. Tapi pada linux hanyalah sebagai penggangu yang tidak begitu meresahkan, karena jumlah virus yang berkembang tidak begiu banyak.

Senin, 30 Maret 2015

Algoritma Kriptografi


- Cryptography adalah Ilmu atau seni yang mengamankan suatu pesan. Sebutan untuk seseorang yang ahli dalam bidang ini disebut Cryptographer.
- Cryptonalysis adalah ilmu atau seni yang memecahkan suatu pesan rahasia. Sebutan untuk seseorang yang ahli dalam bidang ini disebut Crypt Analis.


Elemen Kriptografi



Teknik Kryptography
1). Metode Caesar Ciper (metode kuno)
             Mensubtitusi alphabet secara beraturan, yaitu oleh alphabet ketiga yang mengikutinya.


Contoh : UNIVERSITAS GUNADARMA menjadi XQLYHUVLWTD JXQDGDUPD

2).Teknik Subtitusi
- Membuat tabel yang sama
- Penerima pesan juga harus memiliki tabel yang sama untuk keperluan dekripsi.
Misal, saya mempunyai tabel seperti ini (huruf, angka, simbol bisa acak)


3). Teknik Blocking

                Membagi plain text menjadi blok-blok yang terdiri dari beberapa karakter kemudian di enkripsi secara independen.
- Menulis pada tabel kebawah, spasi dihitung.
- Membaca pesan kriptografinya, ke samping pada masing-masing blok.
Contoh: SMA NEGERI 4 DEPOK
*Blok lebih dari 7 tetapi batas tetap 4 huruf kesamping. 

Jawab : SEEMRPAIOKN4EGD

4). Teknik Permutasi
Memindahkan atau merotasi karakter tertentu, kemudian membaginya ke dalam enam (6) karakter dengan aturan. Spasi juga dihitung.


Contoh : SMA NEGERI 4 DEPOK
Jawab : SMA_NE GERI_4 _DEPOK
             EM_ANS 4EIR_G KDPEO_

5). Teknik Ekspansi
- Teknik untuk melakukan ekspansi pesan (memelarkan pesan) dengan aturan tertentu.
- Bila suatu kata dimulai dengan huruf konsonan atau bilangan ganjil, maka letak huruf awal di akhir kata itu dan ditambahkan akhiran "an"
- Bila suatu kata dimulai dengan huruf vokal atau bilangan genap, letakkan huruf di awal kata dan ditambahkan akhiran "i".

Contoh : SMA NEGERI 4 DEPOK
Jawab : MASAN EGERINAN 4AN EPOKDAN

Contoh : AGAMA ISLAM
Jawab : GAMAAI SLAMII

















Sabtu, 21 Maret 2015

Jenis Aspek-Aspek Keamanan

                Aspek keamanan informasi adalah aspek-aspek yang dilingkupi dan melingkupi kemanan informasi dalam sebuah sistem informasi. Ada 6 aspek keamanan menurut Garfinkel, diantaranya:
1) Privacy / Confidentiality: yaitu menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Untuk privacy contohnya username atau password. Sedangkan, confidentiality contohnya No.KTP, alamat, dan sebagainya.
2) Integrity: yaitu informasi tidak boleh dirubah tanpa seizin pemilik informasi, misalnya buruknya transmisi data.
3) Authentification: yaitu metode untuk mengatakan bahwa informasi benar-benar asli atau orang yang mengakses atau memberikan informasi bahwa benar-benar orang yang dimaksud. Pada authentification ada verifikasi dan validasi. Verifikasi adalah pembuktian kebenaran. Validasi adalah pengecekan keabsahan suatu otorisasi.
4) Availability: yaitu berhubungan dengan ketersediaan informasi yang dibutuhkan.
5) Acces Control: yaitu cara pengaturan akses kepada informasi.
6) Non Repudiation: yaitu menjaga agar orang tidak dapat menyangkal telah melakukan transaksi. Contohnya pada online shop, pembeli memesan baju dengan warna biru kepada penjual. Setelah baju biru tersebut dikirim kepada pembeli, ia tidak mau menerima dan menyangkal dengan mengatakan ia memesan baju berwarna putih. Penjual bisa menunjukan data-data yang pembeli pesan sebelumnya, karena disitu tertera ia memesan baju berwarna biru bukan putih.

                Berkaitan dengan aspek keamanan diatas, menurut W.Stallings ada beberapa ketidakamanan terhadap keamanan sistem informasi, diantaranya:
1) Interruption: yaitu perangkat sistem menjadi rusak atau tidak tersedia. Contohnya seperti sabotase.
2) Interception: yaitu pihak yang tidak berwenang berhasil mengakses aset atau informasi. Contonya ialah penyadapan.
3) Modification: yaitu pihak yang tidak berwenang tidak hanya berhasil mengakses tapi juga merubah aset atau informasi. Contohnya mengubah isi website dengan pesan-pesan yang merugikan pemilik website.
4) Febrication: yaitu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem. Contohnya, A mengirimkan objek tertentu kepada B tanpa sepengetahuan C.

                Dibawah ini ada beberapa jenis serangan pada sistem keamanan komputer, diantaranya:
1) Serangan untuk mendapatkan akses
                Berusaha untuk mendapatkan akses ke berbagai sumber daya komputer atau data dan informasi.
Contoh: - Menebak password. Dapat menggunakan metode brute force atau dictionary.
- Sniffing.
- Spoofing. Menipu pada satu pihak.
- Man in the middle. Menipu kedua belah pihak (adu domba).
2) Serangan untuk melakukan modifikasi
                Setelah mendapatkan akses kemudian merubah data secara tidak sah.
Contoh: - Pengubahan nilai mata kuliah.
 - Penghapusan data history di bank.
 - Mengubah tampilan di situs web.
3) Serangan untuk menghambat penyedia layanan
                Menghambat penyedia layanan dengan cara menggangu jaringan komputer.
Contoh: - Dential of Serfices : Attack (DOS).
                - Mail Bomb (Spam).



Sumber: id.wikipedia.org

Sabtu, 14 Maret 2015

Apa itu Sistem Keamanan Komputer?

PENDAHULUAN

              Sistem keamanan komputer merupakan sekumpulan elemen atau unsur yang saling berkaitan pada suatu perangkat yang terdiri dari software dan hardware yang dikendalikan oleh manusia yang terbebas dari resiko. Maksud disini adalah suatu kondisi yang menjaga komputer untuk tetap aman dan terhindar dari para penjahat dunia maya. Di dalam komputer tersebut pasti ada beberapa data yang penting untuk disimpan. Data adalah fakta-fakta mentah yang dikelola agar menghasilkan suatu informasi bagi suatu organisasi dan perusahaan. Data terdiri dari data internal dan data eksternal. Data internal adalah data yang menggambarkan suatu kondisi dalam organisasi atau perusahaan misalnya, data pegawai, dan data produksi. Data eksternal adalah data yang menggambarkan suatu kondisi yang ada di luar organisasi atau perusahaan, misalnya, persebaran penduduk, dan data jumlah penggunaan suatu produk pada konsumen.

                Penyebab sering terjadinya kejahatan komputer diantaranya sebagai berikut:
- Meningkatnya pengguna komputer dan internet. Semakin banyak pengguna yang membutuhkan suatu perangkat untuk dapat berhubungan dengan yang lainnya dan melakukan kegiatan sehari-hari dengan menggunakan komputer ataupun handphone membuat sering adanya kejahatan komputer. Banyak para penjahat dunia maya yang ingin merusak sistem pada perangkat pengguna karena merasa tersaingi atau untuk mengambil keuntungan.
- Software yang digunakan untuk melakukan audit sebuh sistem.
- Banyaknya software-software untuk melakukan penyusupan. Untuk meretas sebuah sistem pasti dibutuhkan software-software yang khusus atau yang "berbeda" dari software-software lainnya.
- Meningkatnya kemampuan pengguna komputer dan internet. Sudah banyak pengguna yang cerdas bagaimana ia mengeluarkan kemampuan dalam penggunaan komputer dan internet. Tetapi banyak juga pengguna yang salah mengartikan sebuah kemampuan yang mereka punya sehingga ada saja kejahatan yang terjadi pada perangkat komputer.
- Desentralisasi server sehingga lebih banyak sistem yang harus ditangani.
- Kurangnya hukum yang mengatur kejahatan komputer. Seharusnya pemerintah memfokuskan tindak pidana pada oknum-oknum yang menggangu, merusak, merubah suatu sistem komputer.
- Semakin banyaknya perusahaan yang menghubungkan jaringan LAN mereka ke internet. Jaringan LAN yang berada pada perusahaan seharusnya tidak dihubungkan dengan internet. Mudah untuk oknum penjahat dunia maya masuk ke dalam perusahaan dan meretas sistem melalui internet.
- Meningkatnya aplikasi bisnis yang menggunakan internet. Contohnya pada kasus ATM BCA yang situsnya dibuat oleh oknum yang tidak bertanggungjawab membuat situs yang mirip sekali dengan situs resmi BCA itu sendiri, yaitu www.klikbca.com yang seharusnya www.klik-bca.com.
- Banyaknya software yang mempunyai kelemahan (bugs).

                Kejahatan komputer mempunyai klasifikasi diantaranya, level annoying (menggangu) dan level dangerous (berbahaya). Menurut David Icove [John D. Howard, "An Analysis Of Security Incidents On The Internet 1989-1995," PhD thesis, Engineering and Public Policy, Cameige Mellon University, 1997.] keamanan dapat diklasifikasikan menjadi empat, yaitu:
1. Keamanan yang bersifat fisik. Artinya dapat tersentuh seperti akses orang ke gedung, peralatan, dan media yaang digunakan.
2. Keamanan yang berhubungan dengan orang (personel). Contohnya seorang user yang memanipulasi hak aksesnya menjadi administrator.
3. Keamanan dari data, media, dan teknik komunikasi. Keamanan yang terletak pada media misalnya, kelemahan software yang digunakan untuk mengelola data.
4. Keamanan dalam operasi. Terletak pada kebijakan untuk mengatur dan mengelola sistem keamanan.

Pada kejahatan komputer terdapat beberapa karakteristik penyusup, diantaranya:
  • The Curious (Si Ingin Tahu). Dia hanya sebatas ingin tahu ada apa saja dalam sistem kita tanpa merubah atau merusak.
  • The Malicious (Si Perusak). Dia merusak, mengubah, meretas komponen-komponen tertentu pada sistem.
  • The High-Profile Intruder(Si Profil Tinggi). Biasanya tipe seperti ini tidak sampai merusak sistem, tetapi hanya untuk memberitahu kepada masyarakat bahwa ia mempunyai kemampuan untuk merubah gambar pada suatu akun.
  •  The Competition (Si Pesaing). Dia tertarik untuk melihat sistem kita apakah menguntungkan ia secara finansial atau tidak.

Untuk istilah pada penyusup diantaranya sebagai berikut:
1. Mundane : Mengetahui tentang hacking tetapi tidak untuk metode dan prosesnya.
2. Lamer (script kiddies) : Mencoba script-script yang dibuat oleh aktivis hacking tetapi tidak paham cara membuatnya.
3. Wannabe : Mengerti sedikit tentang metode hacking dan mulai berhasil menerobos.
4. Larva (newbie) : Hacker pemula, mulai menguasai teknik hacking.
5. Hacker : Aktivitas hacking sebagai profesi.
6. Wizard : Hacker yang membuat komunitas di antara mereka.
7. Guru : Master of the master hacker, mengarah ke penciptaan tools-tools yang powerfull yang dapat menunjang aktivitas hacking.

Kamis, 12 Maret 2015

Contoh Kasus Sistem Keamanan Komputer

Penyerangan terhadap jaringan internet KPU

Kasus    :
                Jaringan internet di Pusat Tabulasi Nasional Komisi Pemilihan Umum  sempatdown (terganggu) beberapa kali. KPU menggandeng kepolisian untuk mengatasi hal tersebut. “Cybercrime kepolisian juga sudah membantu. Domain kerjasamanya antara KPU dengan kepolisian”, kata Ketua Tim Teknologi Informasi KPU, Husni Fahmi di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng , Jakarta Pusat (15 April 2009).

                Menurut Husni, tim kepolisian pun sudah mendatangi Pusat Tabulasi Nasional KPU di Hotel Brobudur di Hotel Brobudur, Jakarta Pusat. Mereka akan mengusut adanya dugaan kriminal dalam kasus kejahatan dunia maya dengan cara meretas. “Kami sudah melaporkan semuanya ke KPU. Cybercrime sudah datang,” ujarnya. Sebelumnya, Husni menyebut sejak tiga hari dibuka, Pusat Tabulasi berkali-kali diserang oleh  peretas.” Sejak hari lalu dimulainya perhitungan tabulasi, sampai hari ini kalau dihitung-hitung, sudah lebih dari 20 serangan”, kata Husni, Minggu(12/4).

                Seluruh penyerang itu sekarang, kata Husni, sudah diblokir alamat IP-nya oleh PT. Telkom. Tim TI KPU bisa mengatasi serangan karena belajar dari pengalamn 2004 lalu. “Memang sempat ada yang ingin mengubah tampilan halaman tabulasi nasional hasil pemungutan suara milik KPU. Tetapi segera kami antisipasi.”
Tanggapan          :
                Menurut saya kasus di atas memiliki modus untuk mengacaukan proses pemilihan suara di KPK. Para penyerang melakukan peretasan pada tampilan halaman tabulasi nasional milik KPU untuk memanipulasi hasil pemungutan suara. Seharusnya Tim KPU lebih menjaga, lebih waspada dalam keamanan sistem tersebut.

                Untuk pencegahan dalam kasus tersebut dapat dilakukan beberapa cara, diantaranya adanya sistem yang memantau untuk mengetahui apakah ada seseorang yang tak diundang yang masuk ke dalam sistem. Melakukan back up secara rutin pada data-data yang penting sehingga apabila ada kehilangan dan kerusakan data, data tersebut dapat di restore (mengembalikan data). Perlunya lembaga khusus untuk memberikan informasi tentang cybercrime dan melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat. Penting juga untuk dibuatnya perangkat hukum khusus (cyberlaw), mengingat cybercrime ini berbeda dari kejahatan konvensional.